Tips dan Trik Travelling di GWRF 2019


W/ my Friends 

Halohaa ...

Masih semangat sobat Kesel, hari ini hari ke - 2 aku mengikuti acara GWRF 2019. Sudah pada tahu kan ada acara apa di sini .. ??

Yupp, bagi yang belum baca tulisan aku tentang GWRF di hari pertama, melipir dulu ke sini yukk ...

https://kesihlatief22.blogspot.com/2019/08/gramedia-writers-and-riders-forum-gwrf.html

Nah, dihari kedua ini aku datang lebih pagi, karna acara di mulai jam 10.00 wib - 17.30 wib.

Pagi ini aku sangat bersemangat banget, begitu pula dengan teman-teman ku yang lain, karna topik hari ini

Wajah berseri seri terlihat saat kami saaling bertemu. Dan gak sabar menungu acara d mulai.

Seperti pada tahun sebelum nya, animo masyrakat terhadap acara ini sangat tinggi. Pemesanan tiket secara online himelalui aplikasi MyValue langsung di serbu dalam waktu singkat.

Bazaat buku murah

Selain itu, adanya baazar murah buku-buku yang sangat menarik minat konsumen.
Harga buku dibandrol rata-rata 10 - 20 ribu rupiah aja.

Aku sempat tertarik dan melihat lihat untuk membeli beberapa buku. Tetapi pada akhir nya. Niat itupun kandas, karna aq gak mau nanti saat menghadiri acara bawa-bawaan rempong ke sana. Hihihi ...

Selanjut nya aku naik ke lantai 4 dan langsung duduk manis karna tak sabar ingin mendengarkan talk show kali ini yang bertemakan " It's Not Destination,It's a Journey " yang menghadirkan para nara sumber kenamaan. Ada Hendra FU, Trinity dan Claudia Kaunang.
Sempat kepoin tentang mereka di akun social media mereka. Notabane mereka ini master nya Traveller.

" Travelling itu gimana cara nya kita melihat sesuatu lebih dekat lagi. Kita jadi pribadi yang gak percaya katanya-katanya.  Sehiingga dengan Travelling kita jadi lebih  belajar banyak hal " jelas Hendra FU.

Traveller yang senang berkeliling dunia itu mengatakan bahwa diri nya itu adalah type seorang yang pelupa. Untuk memudahkan nya menulis, dia akan mengingat hal-hal yang memorable dalam ingatan nya atau merecall kembali ingatannya, baru bisa menulis.

Sedikit tips dari Hendra FU tentang pengalaman nya ber travelling adalah :

➡️ Gak usah banyak mikir
Jik kita sudah mempunyai rencana, maka mulailah untuk merealisasikan nya segera mungkin. Jangan menunda-nunda, mulailah dulu.

➡️ Untuk bertraveling, kita bisa menghemat sebisa mungkin dengan mencari tahu harga tiket murah, sepwrti gogling atau mencari diskonan di aplikasi online. 

➡️ Jangan lupa untuk bikin list tujuan liburan kita, lalu menabunglah.

Lain lagi dengan yang disampaikan oleh mba Trinity, seorang traveller yang sudah biasa hidup berpindah pindah tempat sedari kecil, karena ayah nya seorang PNS.
Trinity mengatakan,

" Travelling  adalah sekolah kehidupan banyak ilmu dan wawasan yang di dapat yang belum tentu di ajarkan di sekolah." 

Pada saat kita travelling, sebenarnya kita sedang belajar. Belajar pada tempat tersebut, belajar mengenal karakter orang, belajar pada diri sendiri.

Setuju banget sama caption yang satu ini, bahwasannya, dimanapun kita berada, kita akan selalu terus dan terus dihadapkan dengan yang nama nya belajWalaupun tidak menggunakan buku dan alat tulis.

Oh ya, ada tips dan trik ala mba Trinity nih, berdasarkan pengalaman nya selama bertraveling ria.

➡️ Menulis itu berdasar kan kemampuan, lebih pengalaman pribadi.
➡️ Mengingat perjalanan yang memorable terlebih  dahulu untuk di tulis.
➡️ kalau sedang jalan sendiri, tips berfoto mta sama sesama traveller lokal. Dan jadikan dia sebagai model dan ajak berteman.

Hemmm. Makin seru dan menarik nih obrolan nya. Belum lagi paparan dari mba Claudia kaunang yang memandang kalau travelling itu bukan hanya sebagai kegiatan untuk menyalurkan hobi, tetapi lebih kepada menyalurkan emosi dan kreasi.
Selain bisa kenal banyak orang, kita juga jadi kreatif. Jelas mba Claudia kaunang yang semua hasil karya foto-foto nya no edit dan no filter.

Nah, dari semua narasumber diatas, kita bisa tarik kesimpulan nih, bahwasannya kalau kita mau travelling, jgn suka maksain. Travelling lah sesuai kemampuan keuangan dan kemampuan badan. Karna kalau uang ada tapi fisik tidak mendukung, ya gak akan terealisasikan juga itu yang namanya jalan-jalan. Hehehe ... 😄

Tak terasa nih waktu sesi talk show kali ini sudah habis. Waktu nya kami buat istirahat sob. Tanpa pikir panjang lagi aku dan teman-teman lainnya langsung menuju kekantin. Yapp, cacing di perut rasa nya udah manggil-manggil dari tadi. Hehehe ..

Kami pun langsung menuju ketempat penjaja makanan dan memesannya. Namun ada diantara kami yang memilih untuk membawa bekal sendiri dari rumah.

Setelah selesai kami pun bergegas untuk melaksanakan sholat, lanjut futu-futu, cekrak-cekrik ditemoat favorit kami yaitu di balkon lantai atas gedung. Tampak pemandangan indah dan jejeran atap rumah penduduk dari atas.


Jakarta pagi ini 


Dok Pribadi

Setelah puas mengambil foto dan menikmati semilir angin sepoi-sepoi, aku dan yang lainnya bergegas nenuju ke ruang serbaguna untuk mengikuti talk show selanjut nya.

Dok Pribadi


Kali ini tema nya adalah,

" Find Youre Character Style"

Dengan nara sumber Annisa Nisfihani sebagai penulis komik di Webb Toon dan Azizah Assattari pencipta karya ghost Parade.


Me & Annisa Assattari


Rangkuman sesi ini adalah :

➡️ melakukan riset utk menggaet riset market.

➡️ gosh parade hantubitu suatu topik yg punya market gimana cara nya mabil yg tealitabke ll d aplikasikan dunia nyata.

Dan pada hari ke- 2 (dua) GWRF ini di tutup dengan acara Awarding untuk Pemenang Gramedia Short Film Festival (GSFF), yang pertama kali.

GSFF adalah kompetisi film pendek yang inspirasinya bersumber pada buku puisi karya penulis terkenal seperti Sapardi Djoko Damono, Maman Suherman dan Rachel Amanda feat Keshia Deisra. Terdapat kurang lebih 600 peserta dari seluruh indonesia yang mengikuti kompetisi ini.

W/ my friends

W/ my Friends


Sekarang waktu nya kita pulang go home ..
Catatan kesih latief cukup sampai di sini dulu, masih ada besok di hari yang ke-3.

See u ... 💞



















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Lebih Dekat Wisata Kota Tua Melalui Kegiatan Happiness Race bersama Vivalova

Toyota All New Rush

Fintech AdaKita dan Manfaat nya Bagi Masyarakat